Ingat jadi kepribadiannya..
Allah tujuannya..
Dunia inipun menjadi Surga sebelum Surga sebenarnya..
Bumi menjadi tempat sembahyang baginya..
Kalau dia bicara, bicaranya Da’wah.
Kalau dia berdiam, diamnya Zikir....
Nafasnya Tasbih..
Matanya penuh Rahmat Allah, penuh Kasih Sayang..
Telinganya, terjaga..
Pikirannya baik sangka, tidak sinis, tidak pesimis dan tidak suka memvonis..
Hatinya, Diam-diam berdoa, doanya diam-diam..
Tangannya bersedekah..
Kakinya, tidak mau melangkah sia-sia..
Kekuatannya, Silaturrohim..
Sabar dan Kasih sayang Strateginya..
Ikhlas kehilangan tanpa menyesal
Sabar jika disakiti hatinya oleh sesama
Lapang dada sambil berserah diri pada Tuhan
Memandang dan menyikapi segala sesuatu yang dihadapkan dengan bijak
Asma Amanii Naa, cita-citanya tertinggi..
Sungguh menarik,
Kesibukannya hanya asyik perbaiki dirinya,
Tidak tertarik mencari kekurangan apalagi mencari aib orang lain..
Kehadirannya yang selalu ditunggu karena mengayomi, menentramkan, membahagiakan dan memuliakan sekaligus menggembirakan orang disekelilingnya.
Dialah yang mampu mengimplementasikan tabiat tujuan PenciptaAnnya dengan baik
Dialah Makhluk Allah yang selalu diharapkan menjadi pemuka di Bumi ini,
dia adalah ......
MANUSIA..
MANUSIA..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar