Cari Blog Ini

Minggu, Juni 26

Evolusi dan Hakikat


 Jangan harap semua yang kau harapkan akan berhasil dengan memuaskan.....
.ooOke sahabat sejati ….. hidup adalah ketulusan didalam hati,dalam berucap dan bertindak nyata.

  Dari awal aku tak menyangka bahwa KEKELAMAN DALAM DIRIKU AKAN TERSINGKAP KETIKA SABARKU TELAH KU PERTAHANKAN SELAMA INI .TUHAN Maha merencanakan dan maha segalanya 
 Pikiran dan persepsi yang ternyata pemicu segalanya .Ketika fikiran masih terpengaruh oleh dogma yang diperoleh dari buku atau dari lingkungan yang membentuknya selama itu juga diri takkan berubah . 

MUSTAHIL….
 

kata itu mungkin sering terlintas dibenak kita, kala memikirkan sesuatu yang tak terjangkau oleh pikiran dan optimisme jiwa kita.


Sebenarnya tidak, ketika kita mau merubah cara berfikir pasti kita bisa merubah hal-hal yang membelenggu tersebut.KUNCInya adalah mau merubah pandangan-pandangan atau dogma yang selama ini membelanggu-pikiran …..bisakah ???  bisaaaa…!jangan khawatir.


Ketekunan ,pantang menyerah, optimisme itulah kiat-kiatnya.Yakinkan dirimu bahwa kamu takkan kalah dari risau atau pikiran yang menghantuimu tapi melainkan hal itu yang harusnya kalah dengan ketekatanmu .
KEMAMPUAN seseorang harus dikeluarkan semaksimal mungkin karena begitu mubadzirnya kemampuan itu tidak digunakan sepenuhnya.
.


 SEMUA HARUS DIGALI SEDALAM MUNGKIN DAN SELUAS MUNGKIN.


 Rahasia Tuhan tidak terbatas dengan yang kita dengar, kita lihat dan kita rasakan melalui jasad fisik manusia.Malah ada rahasia–rahasia lain yang sifatnya abstrak yang tidak bisa dicerna oleh akal dan sifat fisik manusia.

Yaitu energi yang gaib ,misalkan hati jiwa sukma dan juga rasa.Itu semua bisa memancarkan energi yang luar biasa jika dimanfaatkan sebaik mungkin.seperti contoh ketekatan kesabaran,niat yang kuat itu merupakan pancaran energi yang bersumber dari hati atupun jiwa kita yang gaib hadirnya.
HOP SToP ,LANJUUUT……!


INNER POWER IN HEART&FRAYING OF MUSLIM


           Pusat dari pada sumber energi manusia adalah rahsa yang sebenarnya atau orang menamainya kesadaran yang sebenarnya,letaknya direlung hati yang paling dalem atau tempat dzat PENCIPTA bersemayam .Jika manusia mampu menggali rahasia kegaiban sampai tahap ini ia akan mendapatkan kemudahan dalam hidupnya karena dzat Esa yang membimbing dan takkan pernah salah menjadi diri tentram dan menentramkan,perkataannya bukan ilmu tapi laku,sampai menjadi pencerah, selalu tepat dan benar hingga sampai semua makhluk ikhlas untuk dipimpinnya.

ALLAH berfirman melalui nabi Muhammad :

Hai Muhammad jika hambaku bertanya kepadamu tentang Aku ,

DALIL HADITS(1).’’ KATAKANLAH AKU ADALAH DEKAT .AKU BERADA DIHATI HAMBAKU YANG BERIMAN .”

         
Maksudnya beriman adalah memiliki keyakinan yang kuat untuk mencari -Nya.HATI itu terhubung dengan rasa Dzat-Nya.Inilah yang disebut sebagai fitroh.
JIKA kita menghadirkan Allah dari mata kepala kita atau sisi indra kita akan kontras banget.Mencoba menghadirkannya sambil memandang kelangit .WWwah ya ndak berasa gitu lhoOOOh.Itu persepsi atau pemahaman orang awam yang begitu saja menelan kata-kata atau kitab yang ditulis tanpa memahami secara mendalam.

             Jika kita coba katakan Allah adalah dilangit begitu jauhnya Allah itu dari kita,…? padahal DIA sendiri berkata ‘’AKU ADALAH DEKAT!!AKU DIHATI HAMBAKU’’.Pasti disini ini orang masih ragu- ragu, bener tidak? Ada juga yang berfikir masa bodoh, yang penting meyakini bahwa Allah itu ada itu aja sudah.

          Jadi ketika orang muslim itu sholat dimanakah fikiran atau ruh sholat nya? ya ada katanya yang didepannya itu Allah ,ada juga sambil berfikir ke langit, ada yang fikirannya ada disetiap gerakan sholatnya, bahkan ada yang tidak ada ruhnya alias pikirannya kemana–mana memikirkan bayangan keduniawiannya,atau juga penting gugur kewajibannya saja sebagai seorang muslim dan mengharap surge .OO tidak biiisaaa…!kata sule.

     SHOLAT        

       Sholat itu menundukkan segalanya.Dan jarang –jarang seorang muslim dapat sholat yang sangat khusuk . Babah kenapa,mungkin sholat itu perlu konsentrasi tingkat tinggi karena hati fikiran serta perasaan juga jasad  harus benar-benar tertundukkan baru sholatnya bisa khusuk lahir batin.Nominasi 1000 orang itu satu.Betapa tidak? hati perasaan fikiran serta gerak badan harus menyatu bersama dalam ketundukan kepadanya,diperlukan keikhlasan pengendapan rasa yang mendalam dangan bacaan –bacaannya, memaknai,sekaligus hati benar benar terjaga, serta pikiran pun harus ditahan BIAR GAG JOGING KEMANA MANA.he..he...HUUU….SSS…


SELAMAT BERJUANG DALAM PENCARIAN

TRUS GIMANA INIII?..YA ALLAH TUNJUKKANLAH  aku JALAN LURUS ,YANG BENAR ,YANG ENGKAU RIDHOI BERSAMAMU DENGAN PETUNJUKMU. Mari kIta renungi dan kita timbang dengan dalil quran yang ada sebagai acuhan .wallohu alam bisowwab.

DALIL QURAN(2): “TUHANMU ITU ADA DILANGIT 7 DAN BERSEMAYAM DIATAS
 ARSNYA”

Penjelasan:TUHAN juga menyatakan bahwa DIA ada dilangit, diatas singgasananya GIMANA LAGI INI? MACIH BINGUNG.ambil nafas dari hidung dan buang perlahan kita freskan fikiran sejanak oke!goood .

Jika  dicari dalam kitab INILAH dalil yang benar tempat keberadaan Allah. Yaitu Sang maha ada dilangit 7.TRUS GiMANA KAITANNYA DENGAN ALLAH ADA DIHATI HAMBANYA YANG ber IMAN.

WUJUD NYA ADA DILANGIT tapi dzatnya ada bersama tiap- tiap hati atau rasa hambanya. Yang dimaksud rasa adalah nurani atau qolbu .Begitulah skemanya, jadi ketika sholat,berdoa, kita pakai rasa dan menyatu dengan dzatnya .

KARENA DALIL JUGA:

SEBELUM RUH DITIUPKAN KEDALAM JASAD  ruh dtanya DALIL(3)” HAI RUH APAKAH KAU MENGAKUI BAHWA AKU ADALAH TUHAN MU ‘’? YA ‘’ KAMI BERSAKSI”.Kata ruh .PADA SAAT ITULAH RUH DAN DZAT ALLAH BERSATU SEBAGAI PENGAIT ANTARA ciptaan DAN TUHANNYA.

 Jadi Ada 2 penempatan keyakinan akan Allah:
1.Ada dihati hambanya,yang dimaksud ini adalah dzatnya.
2.Ada diArs-Nya atau tempat  yang disebut langit ke7    

          Dua penempatan inilah yang kadang membuat bingung seseorang hingga mereka hanya bisa menempatkan salah satunya yaitu Dia ada diatas ,mungkin adalah diatas langit atau diatas segala-galanya.he..he…..ketika mau memahami bahwa Tuhan dihati ini kadang masih ngambang kadang-kadang ada kadang juga tidak dan cenderung hanya memaksakan persepsi ini.Lalu bagaimanakah menempatkan keduanya ini.

Semuanya butuh proses yang panjang untuk tiap-tiap manusia dalam menggapai makrifat tuhan .Begini ceritanya:Ketika masih kecil agama seseorang terdoktrin yang namanya status keturunan atau  pengaruh keluarga dan lingkungan sekitar.Apakah yang biasanya terjadi !?.. 


Kita bicara tentang pengalaman perjalanan para penempuh ketuhanan.:

1.Ketika masa kanak-kanak seseorang diajarkan untuk mengerjakan syariat- syariat.meski semua kerap dengan paksaan.dan itulah yang dipegangnya hingga remaja.

2.Masa remaja ini adalah masa puber atau masa bergolaknya sebuah  antusiasme dan kuatnya dorongan dalam rangka terus mencari bagaimana bersikap dalam hidup ini.Hingga akhirnya dia senang mengikuti keyakinan atau aliran kepercayaan tertentu yang dikiranya benar contohnya  seorang remaja senang berguru dan berburu dengan yang serba instan seperti mengikuti aliran spiritual dalam agama ,olah kanuragan atau pencak silat,dan lainnya yang berbau mistis,tapi disitu dia kebingungan dan masih dirasanya belum benar alias tertipuuu……hingga kadang membuat remaja tersebut sampai strees karena kencang kemauannya tapi ia tidak menemukan.   Inilah yang dianamakan EVOLUSI JIWA.dikiranya Tuhan ada dengan hal-hal yang seperti itu Akhirnya dia beralih dan tetap terus mencari……

 3.Dewasa,inilah masa dimana ia sedikit kabur telah dapat menamukan jalan itu.Dari pengalaman pengetahuan spiritualnya yang telah lalu ia mulai bisa merangkainya dan menyimpulkan.Akhirnya mulailah ia belajar ilmu filsafat atau kesufian,atau torikoh,atau lain sebagainya .Tapi sampai disini ia kebingungan lagi Karena ilmu sufi atau ilmu filsafat selalu mengacu bahwa Pencipta bersama dan menyatu dengan hambanya.Padahal ilmu syariat islam mengecam seorang tokoh  wakhidul wujud yaitu siti jenar yang memegang keyakinan itu .sehingga ini sangat kontras dengan khalayak atau orang kebanyakan.GIMANA INI…? ya silahkan bingaung teman teman disini…… Tapi ini adalah perjalananmu……

4.Semakin bertambah umur dan sembari berguru bertanya kepada para pelaku makrifat ,ia mulai ada titik terang dan mulai mengerti arah perjalanan itu atau penyikapannya hingga selalu bertanya pada dirinya karena sebenarnya guru sejatinya ada pada dirinya.Sampai disini saja cerita ini semoga dapat diteruskan dengan pengalaman pribadi  masing-masing…he..he..

Kembali pada penempatan keyakinan yang diatas lalu.Kita jelaskan letak penempatannya.Allah Sang Maha pencipa ada di ARSY ATAU SINGGASANANYA

kemudian Dia sang pencipta pengatur dan penguasa seluruh alam raya ini itu satu.Dan ini kita tanamkan dalam hatikita.okee…..

Kedua Allah dzatnya bersama keyakinan hambanya yang letaknya dilerung hatinya atau yang disebut rahsa sejati tempat naungan kesaksian tauhid sebelum ruh diciptakan.Disitulah kamu dapat berinteraksi dengan Tuhanmu melalui penghening cipta rasa dan kehendak alias neng ning nungnya Rahsa atau dengan Semedi Atau dzikir kebatinan tingkat tinggi.

Oke sudah faham Jadi Ketika terbuka mata kita menempatkan keyakinan bahwa Allah itu Maha besar dan diatas langit7.

SEDANGKAN KETIKA kembali memaknai diri PRIBADI kita maka Tuhan bersama kita dan itu pun harus selaras dengan kehendaknya yang disampaikan melalui hati atau rasa sejati dan teraplikasikan dalam berfikir,sikap indra dan ungkapan perbuatan yang dilakukan oleh anggota gerak.

........sekian semoga lain kali lebih jernih lagi pengungkapannya ndak mulekhe..he..he... 

masih belajar ngetik mas bro.....!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar